Dishub Bangkalan Optimis Penerapan Parkir Berlangganan Bisa Maksimal Tahun Depan

Bangkalan, WARTAPANTURA.ID – Penerapan parkir berlangganan di Kabupaten Bangkalan masih terbilang kurang maksimal. Hal itu terlihat dari penerapannya yang belum menyeluruh dan adanya penolakan dari sejumlah pihak khususnya juru parkir (jukir).
Belum maksimalnya penerapan parkir berlangganan itu diakui oleh Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Ahmad Siddiq. Menurutnya, hal itu lantaran selain baru diterapkan sekitar pertengahan tahun 2021 ini, penerapannya juga belum tuntas. Sehingga target PAD pun juga belum bisa maksimal.
Siddiq menambahkan, beberapa titik parkir memang masih perlu dilakukan pendekatan lagi, sehingga nanti semua parkir bahu jalan di Bangkalan bisa mengikuti aturan penerapan parkir berlangganan.
“Tahun ini memang belum kami maksimalkan targetnya, karena masih 6 bulan baru diterapkan. Tapi nanti semua parkir bahu jalan di Bangkalan pasti diberlakukan itu, sementara memang belum,” ujarnya, Kamis (04/11/2021).
Namun meski begitu, dari sektor parkir berlangganan, Dishub ditarget memperoleh PAD sebesar Rp 2 miliar tahun 2021 ini. Siddiq mengatakan, hingga akhir Oktober capaian PAD sudah hampir memenuhi target, yakni sekitar Rp 1,7 miliar.
Selain itu, dia juga mengatakan, Januari 2022 nanti semua pihak diupayakan untuk menyetujui kebijakan tersebut, sehingga bisa menyumbang retribusi PAD lebih banyak. 
“Semua warga kan juga bisa berpartisipasi, jadi dengan berlangganan parkir ini sudah salah satu bentuk partisipasinya,” tuturnya.
Tak hanya itu, dia juga optimis penerapan parkir berlangganan akan bisa maksimal pada tahun 2022 mendatang, sehingga target PAD juga akan dinaikkan pada tahun kedua tersebut.
“Tahun depan, kita sudah bisa menaikkan targetnya, agar PAD juga kita meningkat,” ucapnya. 

Pos terkait