Gelapkan Dana Haji, Karyawan Bank Swasta Di Kabupaten Semarang Diciduk Polisi

Semarang, WARTAPANTURA.ID – Berkedok layanan haji, salah satunya karyawan Bank swasta di Kabupaten Semarang gelapkan dana nasabah
KAA(42) warga asal Kabupaten Semarang dan merupakan karyawan dari salah satu bank swasta, KAA ditunjuk untuk menangani pemasaran layanan ibadah haji pada nasabah oleh bank tempat ia bekerja
Dilansir dari tribratanews Jateng, saat Jumpa Pers Kombes Djuhandani mengatakan tersangka gunakan dua modus untuk mengelabuhi nasabah, pertama korban suruh top up uang 25 juta dengan di tambah uang 11 juta yang kemudian di iming – imingi berangkat haji lebih cepat, Selasa(15/3/22)
Kemudian untuk modus kedua yakni menawarkan setoran langsung dari para nasabah atau korban, diketahui jumlah korban yang menyetorkan dana masing-masing 25 juta ada 36 orang.
atas ulah tersangka kerugian ditaksir mencapai 1 milyar rupiah
Kombes Djuhandani menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya jika ada yang menawarkan layanan ibadah haji bisa dengan cepat berangkat, lebih baik sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah, pungkasnya.
Atas perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 378 pasal 372 atau 374 serta pasal 263 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

 

Pos terkait