Kopi Robusta produk unggulan lokal Desa Sindangheula Kecamatan Banjarharjo

oleh : Dedy Djunaedi,S.hut
Reporter :  Armin 
Warta Tani, WARTAPANTURA.ID – Bicara potensi yang ada di desa Sindangheula, salah satunya produk unggulan yang sudah terkenal dari desa Sindangheula ini yaitu Kopi Robusta.
Banyak tanaman kopi Robusta yang sudah lama dibudidayakan warganya, salah satunya di dusun Cijambe, salah satu dusun yang terletak di kaki gunung kumbang ini..
Di dusun ini banyak sekali potensi tanaman kopi disamping tanaman cengkeh, pohon durian, pete dan lainnya yang belum digarap secara maksimal. Kondisi daerah pegunungan yang sejuk dengan pemandangan yang indah, subur dan hijau, merupakan potensi wisata lokal apabila bisa digarap dan dikolaborasikan dengan kegiatan lainnya. 
Disamping kopi Robusta yang sudah terkenal dan enak dinikmati oleh pencinta kopi, sungguh menjadi daya penarik bagi wisatawan yang berkunjung di dusun ini. Kondisi topografi juga sejuknya alam.prgunubgan, dusun ini banyak dimanfaatkan oleh sekolah sekolah bahkan instansi atau lembaga mengadakan acara juga kegiatan lapangan seperti outbound, Pramuka, pencinta Alam maupun jelajah hutan. Sayang belum bisa dikembangkan karena belum tersedia fasilitas juga belum digarap dan dikembangkan menjadi destinasi wisata tapi sebenarnya sudah ramai dan dikenal oleh masyarakat luas.

Sejak melejitnya harga cengkeh, banyak petani yang beralih dari menanam kopi atau budidaya tanaman kopi ini, beralih ke tanaman cengkeh, akhirnya berdampak luas terhadap luasan lahan tanaman kopi diwilayah dusun ini.
Sejak harga cengkeh merosot dan fluktuasi dipasaran sering terjadi, petani kembali melirik tanaman kopi ini, yang sebenarnya sudah lama dikenal dan jadi produk unggulan desa, sudah banyak yang berhasil memperoleh keuntungan dari hasil panen biji kopi ini, namun belum diolah menjadi bahan bubuk kopi. kadang buah yang segar hasil panen pun banyak yang diburu langsung dibeli oleh tengkulak luar daerah. 
Tengkulak inilah yang meraup keuntungan lebih dari petani. Inilah pola pikir dan budaya yang seharusnya bisa dirubah, ketika bisa diolah sendiri, digiling dengan alat, kemudian dikemas dengan kemasan menarik, tentu harga akan berlipat ganda bahkan bisa menjadi icon produk unggulan lokal desa. Sudah banyak cafe cafe di daerah seputaran Banjarharjo dan kecamatan lainnya bahkan sekitar Brebes yang menggunakan kopi Robusta hasil dari petani kopi Cijambe ini.
Pemdes Sindangheula sendiri sudah berusaha memberikan arahan ke pada petani, agar lebih intensif membudidayakan tanaman kopi ini, juga mengajak warga agar memperluas tanaman kopi di dusun ini, karena tanaman kopi ini bisa menyuburkan tanah, tanah tidak gersang beda dengan tanaman cengkeh yang cenderung membikin tanah keras dan matinya tumbuhan bawah yang berada disekitarnya, Ucap D.Daddy Suparman kepada tim.

Disisi lain, Pemdes desa Sindangheula sedang berusaha dan gencar menggaet instansi terkait bagaimana mengembangkan potensi kopi Robusta ini. Dengan bersilaturahmi dan membawa kemasan kopi Robusta ketika ada kunjungan ke Pemkab atau ke kantor Kecamatan, ataupun ketika ada tamu ke Balai desa atau kerumah bapak Kuwu pasti disediakan kopi ini. Disamping ketika bersilaturahmi kemana saja,  pasti tak lupa membawa kopi Robusta ini. Bahkan Wakil Bupati Brebes pun sudah mencicipi kopi ini. 
Untuk petani sendiri, Pemdes Sindangheula berusaha agar para petani dapat dibina, diberi pelajaran mengolah kopi, mengadakan alat gilingan juga membuat kemasan yang menarik untuk produk unggulan desa ini. Ingin menjadikan kawasan Cijambe menjadi kawasan destinasi wisata lokal dengan kebun kopi juga suguhan kopi yang nikmat ini”, ujar kades sindangheula 
Harapannya, Bagaimana bisa membuat petani kopi bisa diberdayakan dengan  membuat pola pembinaan yang terpadu terarah dari cara bercocok tanam sampai panen juga pasca panen, didukung dengan alat giling yang bagus juga kemasan yang menarik, harga yang stabil di petani bahkan bisa memasarkan sendiri, tentu potensi unggulan kopi Robusta dari Cijambe ini bisa lebih terkenal dan menambah pendapatan petani yang ada di desa ini.
Semoga potensi desa ini, bisa dikembangkan dan diberdayakan menjadi icon produk unggulan desa juga mengembangkan destinasi wisata lokal dengan alam pegunungan yang indah dan juga hasil pertaniannya, Pungkas D.Daddy Suparman.

Pos terkait