Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan wajib tunjukan performa terbaik

WARTA BOLA – Uji coba kedua Timnas Indonesia kontra Timor Leste dapat menjadi momentum bagi Ronaldo Kwateh dan Marselino Ferdinan. Keduanya wajib unjuk gigi jika diberikan kesempatan.

Timnas Indonesia akan kembali berhadapan dengan Timor Leste pada Minggu (30/1/2022) malam WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Dalam latih tanding pertama pada 27 Januari 2022, Timnas Indonesia mampu menang 4-1. Namun, permainan tim berjuluk Skuad Garuda itu masih belum meyakinkan.
Pada partai itu, Ronaldo dan Marselino menjalani debut bersama Timnas Indonesia dalam usia 17 tahun.
“Setelah kedua pemain itu masuk, performa Timnas Indonesia menjadi lebih baik. Saya meminta para pemain harus punya kehausan dan kelaparan terhadap permainan,” imbuh Shin Tae-yong.
Ronaldo dan Marselino diperkirakan bakal kembali mendapatkan kepercayaan untuk turun melawan Timor Leste. Keduanya bisa dimainkan sejak menit awal atau sebagai pengganti.
“Harapan saya di pertandingan nanti, tidak boleh meremehkan Timor Leste dan memperbaiki kesalahan sebelumnya. Semoga saya dan Timnas Indonesia bisa lebih baik lagi,” ujar Ronaldo.
“Semoga kami bisa berkembang lagi, semakin baik buat saya dan Timnas Indonesia. Jangan meremehkan Timor Leste. Kami harus bekerja keras lagi,” timpal Marselino.
Timnas Indonesia butuh kemenangan atas Timor Leste. Skuad Garuda perlu mendapatkan poin untuk memperbaiki peringkat di ranking FIFA.
Timor Leste punya bekal untuk kembali menantang Timnas Indonesia. Kesebelasan dengan sebutan lain The Crocodile itu bermain baik pada babak pertama dalam uji coba sebelumnya.
Timor Leste mampu unggul lebih dulu melalui Paulo Gali pada menit ke-35. The Crocodile bahkan mendapatkan hadiah penalti menit ke 45+1, namun gagal dimaksimalkan oleh Mouzinho de Lima.
“Di babak pertama kami bermain sangat baik, dan kami memperoleh tiga atau empat peluang, meski Timnas Indonesia mempunyai beberapa peluang. Kami juga harusnya sudah unggul 2-0 di babak pertama,” papar pelatih Timor Leste, Fabio Magrao.
“Jika kalian lihat, Timnas Indonesia memang tampil baik. Tapi, dalam hemat saya, kami sebenarnya hanya kalah 1-2, bukan 1-4. Gol ketiga dan keempat merupakan kebodohan yang kami lakukan sendiri.”
“Hasil yang kami raih tidak sesuai harapan, seharusnya bisa lebih baik dibandingkan ini, terutama di babak kedua. Secara keseluruhan, saya lebih suka melihat permainan yang diperlihatkan di awal pertandingan,” tutur arsitek asal Brasil itu.

Pos terkait