Tekan Angka Stunting, Bupati Nina dan PT. Telkomsel Jalin Kerjasama

Indramayu, WARTAPANTURA.ID – Pemerintah Kabupaten Indramayu menjalin kerjasama dengan PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Indonesia dalam bidang pengendalian dan penuruanan angka stunting atau gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Indramayu.
Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan PT. Telkom Indonesia ini ditandai dengan penandatanganan oleh kedua pihak terkait pelayanan kartu perdana dan paket top up pulsa prepaid untuk 4.239 orang pendamping keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk -P3A) Kabupaten Indramayu, di Pendopo Indramayu, Jum’at (18/2/2022).
Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menyambut baik program kerjasama dengan PT. Telkomsel dalam rangka pengentasan stunting di Kabupaten Indramayu. 
Menurutnya melalui Kepala Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Takmid, program ini akan membantu kinerja pendamping keluarga pada Disduk-P3A Kabupaten Indramayu di lapangan dalam rangka sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting sampai tingkat desa.
“Tentu kerjasama ini untuk mencegah dan menurunkan angka stunting Indramayu. Salah satunya kartu perdana dan top up pulsa prepaid untuk pendamping keluarga yang tersebar di seluruh kelurahan dan desa di Indramayu kurang lebih 4.239 orang,” katanya.
Orang nomor satu di Indramayu berharap, dengan bantuan ini sejumlah pendamping keluarga dalam melaksanakan tugasnya dapat maksimal dan harapan bersama untuk penurunan angka stunting di Kabupaten Indramayu bisa dilaksanakan dengan baik.
Sementara itu Vice President Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar menyampaikan, program nasional Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang berada di sejumlah daerah harus di dukung oleh semua pihak. Salah satunya PT. Telkomsel Indonesia yang berkeinginan program BKKBN dalam bidang pengentasan stunting menjadikan Indramayu sebagai pilot project untuk daerah lain di Indonesia.
“Kenapa saya wajib hadir disini karena program BKKBN adalah program nasional tapi yang menjadi Pilot Project pertama terbesar adalah Indramayu. Total penyuluh yang kami bantu dan support sejumlah 4.329 orang dan Ini yang luar biasa dari Indramayu datanya sangat valid dan clear, baahkan cecking sampai di kecamatan,” katanya.
Menurutnya, PT. Telkomsel Indonesia bukan hanya sebagai penyedia paket data internet untuk masyarakat, tetapi sudah bersiap untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam kebutuhan lainya untuk meningkatkan capain-capaian program pemerintah daerah.
“Telkomsel bukan hanya memiliki paket data yang orang ketahui, mau itu buat zoom atau kebutuhan lainnya. Padahal sekarang Telkomsel memiki solusi-solusi untuk government, solusi-solusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Contohnya smart text, bagaimana kita di dashboard Ibu Bupati Indramayu bisa tau, katakanlah kegiatan ekonomi terjadi dan tau kira-kira pajaknya berapa,” terangnya.
Selain smart text, PT. Telkomsel juga memiliki solusi smart parking yang bisa masuk terhadap kas daerah sebagai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Solusi tersebut, menjadi langkah sinergitas dengan pemerintah daerah manapun dalam mewujudkan e-government yang lebih baik.
“Kemudian ada smart parking yang mungkin masyarakat parking di pinggir-pinggir jalan uangnya itu bisa langsung masuk kas daerah. Hal-hal ini yang mungkin saya ingin bangun dan kembangkan dan tentunya e-goverment sekarang sudah naik. Saya yakin dengan leadership Ibu Bupati Indramayu, Kota Mangga akan lebih baik,” terangnya. 
Turut hadir mendampingi Bupati Indramayu, Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu Rinto Waluyo, Asisten Daerah Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Indramayu Jajang Sudrajat dan para kepala perangkat daerah terkait di Indramayu.
Pada kesempatan itu diserahkan secara simbolis kartu perdana dan X-banner dari Bupati Indramayu Nina Agustina kepada Camat Indramayu Indra Mulyana, Camat Sindang Rusyad Nurdhin dan para pendamping keluarga. (dsk/Hms) 

Pos terkait