Ternyata Ini Isi Gulungan Kertas Yang Ditulis pada Presiden Joko Widodo Yang Sempat Viral Di Medsos

Foto :Kompas.tv

Lumajang, WARTAPANTURA.ID – Viral video seorang kakek tua yang melemparkan gulungan kertas pada Presiden Joko Widodo kala Tengah berkunjung ke Lumajang Jawa Timur wajah erupsi gunung Semeru pada Selasa,(7/12/21), Dikutip dari kanal Youtube Tribunews, Minggu (12/12/21)

sempat menjadi tanda tanya sosok dan identitas dari kakek tua Ini akhirnya terungkap
yang mana termasuk pengakuannya soal apa sebenarnya isi pesan yang dituliskan untuk presiden Jokowi pada lembar putih tersebut seperti tampak dalam rekaman video seorang kakek tua ini menyembunyikan gulungan kertas dibalik badannya dan langsung dilemparkan ke arah Presiden Jokowi kalah Sang Presiden Tengah melintas di atas mobil RI 1 
kakek tersebut awalnya berjalan mendekati mobil Sang Presiden yang mendapatkan pengawalan super ketatdari Paspampres
 Tepat saat mobil presiden Jokowi melintas kakek tua itu Langsung melempar kertas pada Sang Presiden aksi itu dilakukannya tepat didepan Paspampres yang sebelumnya juga sempat menghalau sang kakek tua melalui akun Tik Tok @kosim Muhammad identitas dari kakek tua tersebut akhirnya terungkap yang mana dalam keterangannya kakek tua ini diketahui bernama Nateman
 Ia melempar gulungan kertas yang berisi nama-nama orang yang mendapatkan bantuan dari usaha mikro bantuan usaha tersebut sedianya senilai 2,4 juta rupiah kemudian dalam surat ini teman menulis daftar nama-nama yang belum menerima bantuan termasuk dirinya 
diketahui pula sebelumnya kakeknya Nateman ini sudah pernah mengirimkan surat pada Bupati Lumajang soal bantuan yang ia belum dapatkan setelah surat tersebut Nateman mengaku Akhirnya bisa mendapatkan bantuan 
Saat dikonfirmasi sementara itu pihak istana juga membenarkan soal isi gulungan kertas yang ditulis pada Presiden Joko Widodo 
kepala sekretariat presiden Heru Budi Hartono membenarkan bahwa momen itu terekam kala Presiden Jokowi mengunjungi daerah terdampak erupsi gunung Semeru di Kabupaten Lumajang pada Selasa 7 Desember 2021, kertas tersebut hingga saat ini masih disimpan oleh Presiden Joko Widodo

Pos terkait