Wujudkan Desa Bermartabat, DPMD Gelar Monitoring dan Evaluasi Anggaran Dana Desa

Indramayu, WARTAPANTURA.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu bersama dengan Pemerintah Kecamatan Kedokanbunder melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran anggaran dana desa (DD), anggaran dana desa (ADD), dan bantuan provinsi (banprov) untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel menuju desa bermartabat.
Monev dipusatkan di Aula Kecamatan Kedokanbunder yang dikuti oleh para kuwu, pamong, dan pendamping desa dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Kedokanbunder, Rabu (17/11/2021), kemarin.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Indramayu, A. Sulaiman menjelaskan, monev bertujuan untuk mengontrol dan membina serta mengawasi tata kelola keuangan. Khususnya dalam hal penggunaan keuangan dana desa pada penyaluran bantuan langsung tunai (BLT), program nasional, serta disetiap program dan kegiatan yang ada di desa wajib berbasis Cashless.
Sulaiman menjelaskan, kegiatan monev dan pembinaan tersebut merupakan upaya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam hal penggunaan keuangan dan pengelolaan dana desa setiap tahun. 
Dengan monev tersebut, terangnya, administrasi bisa dipertanggungjawabkan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporannya serta mempunyai kaidah keuangan dengan baik dan transparansi dalam pengelolaan keuangan di desanya masing-masing.
DPMD Kabupaten Indramayu mendorong kepada pemerintah desa untuk memaksimalkan penyerapan dana desa tahun anggaran 2021.
“Kami harap bermanfaat kepada masyarakat dan akan lebih banyak dalam pengawasan dan pelaksanaan anggaran tersebut. Monev juga kami jadikan sebagai media untuk mengumpulkan berbagai hambatan yang ditemui dalam pengelolaan keuangan desa,” tegasnya.
Monev yang dilakukan oleh DPMD Kabupaten Indramayu sudah dilakukan sejak tanggal 15 November 2021 lalu dan berakhir pada tanggal 24 November 2021 mendatang.
Sementara itu Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Kecamatan Kedokanbunder, Yayat Supriyatno menjelaskan, nilai Dana Desa yang sangat besar bagi setiap desa harus dikelola secara baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara benar sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2021.
Yayat merinci, pada tahun 2021 ini di Kecamatan Kedokanbunder dana desa mencapai Rp8,9 miliar sedangkan alokasi dana desa mencapai Rp3,3 miliar. Besaran nilai ini diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kecamatan Kedokanbunder. 

Pos terkait